PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA PERAGA KERTAS LIPAT TERHADAP PEMAHAMAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI PECAHAN DI KELAS V UPTD SDN 1 BUGEL KECAMATAN PATROL KABUPAEN INDRAMAYU
Kata Kunci:
Media Peraga, Kertas Lipat dan Pemahaman Peserta Didik.Abstrak
Sanuri Dedi Sukarja, NIM 2021.01.02.0050. Pengaruh Pemanfaatan Media Peraga Kertas Lipat Terhadap Pemahaman Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Pecahan Di Kelas V UPTD SDN 1 Bugel Kecamatan Patrol Kabupaen Indramayu.
Pemahaman konsep pecahan merupakan salah satu materi yang sering dianggap sulit oleh peserta didik sekolah dasar. Kesulitan ini dapat disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang konkret dan visual. Guru masih cenderung menggunakan metode ceramah dan papan tulis dalam mengajarkan materi pecahan, sehingga peserta didik kesulitan memvisualisasikan konsep tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan media peraga kertas lipat terhadap pemahaman peserta didik pada mata pelajaran matematika materi pecahan di kelas V sekolah dasar. Media peraga kertas lipat dipilih karena sifatnya yang konkret dan visual, sehingga diharapkan dapat membantu peserta didik memahami konsep pecahan dengan lebih baik.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V di salah satu sekolah dasar. Kelas akan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan media peraga kertas lipat dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Pretest dan posttest akan diberikan kepada kedua kelompok untuk mengukur pemahaman mereka sebelum dan sesudah perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji statistik diperoleh nilai thitung = 1,532 > ttabel = 1,98 dan Ha diterima, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari penggunaan media peraga kertas lipat dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar materi pecahan peserta didik. Secara kuantitatif, rata-rata nilai tes pemahaman konsep pecahan peserta didik meningkat sebesar 25% setelah menggunakan media peraga ini. Peningkatan pemahaman ini disebabkan oleh visualisasi konkret yang diberikan media peraga serta keterlibatan aktif peserta didik dalam kegiatan melipat dan membuka kertas, yang sejalan dengan teori perkembangan kognitif dan teori pembelajaran penemuan.
