Revitalization of Street Spirituality Through Islamic Religious Education for Punk at Pondok Tasawuf Underground
Kata Kunci:
Anak Punk, Spiritualitas, RevitalisasiAbstrak
Konsep "spiritualitas jalanan" menjadi penting dalam memahami bagaimana anak-anak punk, meski terjebak dalam stereotip negatif, memiliki pengalaman spiritual yang kuat dan mencari identitas melalui pengalaman transformatif.
Pondok Tasawuf Underground berperan sebagai tempat perlindungan yang menawarkan ruang bagi mereka untuk belajar dan berkembang secara spiritual. Melalui Pendidikan Agama Islam yang adaptif, pondok ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang ajaran Islam, tetapi juga menawarkan pendekatan yang lebih inklusif dan memahami konteks sosial anak-anak punk.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan objek anak punk yang ikut mengaji di Pondok Tasawuf Underground Tangerang Selatan. Perilaku remaja punk dalam membentuk spiritualitas melalui Pendidikan Agama Islam tidak lepas dari langkah-langkah yang dilakukan Ustaz Halim dengan mengajarkan syari’at islam dan melakukan penetrasi sosial (Hablun minallah wahablun minannas).
